satu bulan yang lalu kita telah melaksanakan penyembelihan hewan qurban, tetapi banyak orang yang salah memaknai momen tersebut, mereka hanya ingin di sanjung bahwa dirinya telah berqurban dengan cara menyembelih hewan, padahal makna yang sebenarnya adalah bukan itu. tetapi bagaimana kita bisa menghilangkan sifat atau watak kehewanan yang ada pada diri manusia, itu kita hilangkan sehingga kita hidup di dunia ini tidak seperti hewan, tetapi kita hidup sabagai manusia yang sejati yaitu manusia yang berakhlak mulia. sebagaimana telah di contohkan oleh rasullulah saw. kebanyakan orang lupa akan hal itu, mereka walaupun sudah berqurban tetap saja waktak atau sifat kehewanannya masih mendominasi dalam hidupnya. mari kita maknai idul qurban ini dengan makna yang sebenarnya, sehingga hidup ini menjadi lebih bermakna, kita saling menghambur kasih sayang dengan sesama, sehingga terjadi hidup yang saling memakmurkan diantara kita bukan hidup yang saling baku hantam, yang kaya semakin kaya yang miskin semakin terjepit.



